DIAN PELANGI, KARYA TERBAIK ANAK NEGERI

Dian pelangi, sebuah merk busana muslimah yang beredar luas di Indonesia. Merk tersebut dibuat dan dimiliki oleh Dian Wahyu Utami atau terkenal dengan nama Dian Pelangi. Perempuan kelahiran 1991 ini lahir di Palembang dan saat ini menetap di Pekalongan, Jawa Tengah tempat sang ayah berasal. Awalnya, Dian Pelangi tak menyetujui keinginan orang tuanya yang meminta bersekolah di SMK dengan jurusan tata busana. Namun, kepatuhan tersebut menjadi jalan bagi karir nya. Ia lalu melanjutkan sekolah mode di Esmod, Jakarta Selatan.

Selesai dengan sekolahnya, Dian Pelangi melanjutkan bisnis butik orangtua-nya yang ada di Jakarta dan Pekalongan. Namun serasa tak puas dengan itu, Dian Pelangi mencoba membuka bisnisnya sendiri dengan merk Dian Pelangi yang sudah dibangunnya sejak 2009. Ternyata usaha dan kerja keras yang dia lakukan untuk membangun DIAN PELANGI membuahkan hasil yang positif dan semakin berkembang hingga sekarang.

Dian Pelangi

Hal ini terbukti dari banyaknya fashion show yang telah dilakukan Dian Pelangi. Mulai dari Jakarta Fashion Week, lalu pagelaran fashion di London tahun 2016, Paris Fashion Week tahun 2018, bahkan Dian Pelangi pernah memperkenalkan desain baju nya di hadapan khalayak New York dalam New York Fashion Week tahun 2019. Di New York Fashion Week 2019, Dian Pelangi menjadi satu dari empat desainer Indonesia yang memiliki kesempatan menampilkan karya-karya nya di New York. Tema yang diusung saat itu adalah sociolove yang menerapkan konsep wanita muslimah yang sporty namun tetap santun.

Ciri khas karya Dian Pelangi terletak pada penggunaan kain batik, tenun maupun jumputan. Selain itu, Dian Pelangi akan menampilkan sesuatu yang lebih dari sekedar fresh saat melihat rancangannya. Karya yang ia tampilkan di ajang New York Fashion Week pun tak lepas dari motif batik. Walau hanya sedikit, motif batik pasti tersemat dalam setiap rancangan yang dipamerkan. Bahkan, karya Dian Pelangi pada ajang New York Fashion Week 2019 sempat dipuji dan disukai oleh Miss Universe 2018, Sarah Rose Summer.

Pencapaian ini tidaklah di dapat dengan instan oleh Dian Pelangi, banyak perjuangan yang harus dilakukan. Dian membagikan 6P yang bisa membuatnya mencapai ini semua, yaitu Passion, Persistence, Preparation, Proud, Personality, dan Pray.

Passion atau semangat. Semangat harus tetap tertanam pada diri seseorang untuk mewujudkan mimpi, bukan hanya sekedar pengen dan tak diwujudkan. Karena menurut Dian, passion layaknya bahan bakar yang harus tetap ada agar kita tetap bergerak.

Persistence atau kegigihan. Kegigihan diperlukan agar kita tak mudah menyerah akan apa yang sedang dikerjakan. Walaupun terjadi kegagalan, silakan berhenti sejenak kemudian bangkit dan semangat lagi.

Preparation atau persiapan. Setiap hal memerlukan persiapan yang matang, termasuk mempersiapkan ilmu yang cukup untuk mengembangkan apa yang sedang kita kerjakan. Edukasi diperlukan untuk mengimbangi semangat yang telah ada pada diri kita.

Proud atau bangga. Kita harus bangga terhadap diri kita sendiri serta meyakini bahwa kita bisa melakukan apa yang menjadi keinginan kita. Sehingga semangat yang telah berkobar dan mimpi yang ada dapat terwujud menjadi sebuah karya.

Personality atau kepribadian. Apapun pilihan pekerjaan yang kita ambil, baik itu perancang busana atau yang lain, harus memiliki kepribadian yang baik. Kepribadian yang baik dapat memancarkan energi positif ke sekitar kita sehingga mampu menginspirasi banyak orang.

Pray atau berdoa. Manusia sebagai makhluk beragama hanya mampu berencana karena selebihnya adalah keputusan Tuhan Yang Maha Esa. Mimpi kita bisa terwujud juga pasti ada campur tanga Tuhan di dalamnya. Jadi, diperlukan doa untuk meminta hasil yang terbaik untuk semua yang telah kita lakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *